" Desain Model Pembelajaran Kolaboratif Berbasis Keterampilan Berpikir Kritis dalam Bidang SAINS "

 ASSALAMUALAIKUM WARAHMATULAHI WABARAKATUH 

Hallo sobat kali ini saya akan membahas tentang  desain model pembelajaran kolaboratif kemampuan berpikir dalam bidang sains, nah sobat semua pada tahu kan apa itu desain model pembelajaran kolaboratif? mari berdiskusi.....
                Sebelumnya kami akan mengomentari apa itu pembelajaran kolaboratif. Jadi pembelajaran kolaboratif adalah  suatu proses dimana siswa dengan berbagai tingkat kemampuan (kinerja) bekerja sama dalam kelompok, misalnya  sebagai berikut:
1. Adanya keyakinan bahwa siswa mempunyai keterampilan sosial yang diperlukan untuk mencapai tujuan pembelajaran
2. Siswa mengatur dan bernegosiasi usahanya sendiri
3. Kegiatannya tidak diawasi oleh guru. apabila ada pertanyaan yang ditujukan kepada guru, guru membimbing siswa untuk mencari informasi yang diperlukan
4. siswa melakukan penilaian kinerja secara individu dan kelompok, berdasarkan kelompok kecil dan kelas. 

            Setelah mengetahui hal tersebut, disini kami menekankan pentingnya pembelajaran aktif serta peran guru sebagai fasilitator terkait situasi agar terlibat untuk dapat mempresentasikan idenya dalam kelompok kecil dan membantu siswa dalam mengembangkan keterampilan sosial dan membangun. pengetahuan. 

Ada pula model Pembelajaran cooperative, antara lain disebutkan sebagai: 
1) Belajar bersama
2) Turnamen Permainan Beregu
3) Investigasi Kelompok
4) Kontroversi Konstruktif Akademik
5) Prosedur Jigsaw

        Keterampilan berpikir kritis merupakan keterampilan yang harus ditumbuh kembangkan bagi siswa, tetapi untuk memacu berkembangnya keterampilan berpikir termasuk keterampilan berpikir kritis, harus dikembangkan keterampilan proses siswa. Menurut Karamustafaoglu (2011), pengembangan keterampilan proses sains memungkinkan siswa mengkonstruk dan menyelesaikan masalah serta berpikir kritis. maka bisa saja kemungkinan ini dapat terjadi karena komponen-komponen berpikir kritis sebagian besar merupakan komponen keterampilan proses sains seperti designing experiments, testing hypotheses, hypothesizing, predicting, infering, classifying, measuring, observing.
 
        Oleh karena itu, untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis siswa pada semua jenjang pendidikan diperlukan model pembelajaran yang secara spesifik dikembangkan untuk menumbuhkan keterampilan berpikir kritis melalui mata pelajaran tertentu, tetapi pengembangan model pembelajaran saja tidak cukup, sehingga harus dilengkapi dengan penilaian yang baik.
Dari uraian diatas tadi maka dalam desain model pembelajaran kolaboratif ini berbasis keterampilan berbasis kritis dalam bidang sains maka
1. guru juga harus mengumpulkan materi sains sesuai dengan topik, 
2. lalu guru mengharuskan siswa untuk berkembang berpikir kritis untuk memecahkan masalah di dalam kelompoknya atau dikembangkannya argumen argumen, 
3. kemudian berdiskusi bersama kelompoknya 
4. presentasi dikelas agar pembelajaran aktif


Terimakasihhh untuk teman-teman yang sudah mampir di blog saya dan menyempatkan membaca semoga apa yang ditulis bermanfaat serta jika ada saran serta kritik dipersilahkan dikolom komentar.

seeyouuuuu.......


Ulasan