MODEL DAN EVALUASI PEMBELAJARAN SAINS: QUANTUM LEARNING

 Assalamualaikum warahmatulahi wabarakatuh 

Halo teman-teman, kali ini saya akan mereview kembali pertemuan ketiga dengan bapak Dr. Drs. Syamsurizal, M.Si yang membahas tentang quantum learning, apa sebenarnya quantum learning itu?

Quantum Learning (QL) merupakan  pendekatan pembelajaran berdasarkan metode Freire dan Lozanov. Quantum Learning mengutamakan percepatan pembelajaran melalui metode partisipatif siswa dalam melihat potensi diri dalam kondisi penguasaan diri. Gaya belajar dengan mengacu pada otak kanan dan otak kiri merupakan ciri khas Quantum Learning. Quantum learning juga merupakan salah satu model pembelajaran yang tepat untuk meningkatkan hasil belajar siswa, melatih siswa agar mampu berpikir kritis dan kreatif, serta dapat meningkatkan kualitas diri siswa. Quantum learning suatu proses pembelajaran yang menyenangkan, menciptakan interaksi edukatif antara guru dan siswa serta mengoptimalkan lingkungan belajar yang efektif (fisik dan mental) dalam pembelajaran. 

Terdapat empat prinsip dasar dari landasan quantum learning, meliputi: perencanaan, tujuan, kesesuaian, dan psikis.

Kelebihan atau keunggulan model pembelajaran quantum learning adalah: 

  1. Dapat membimbing siswa menuju cara berpikir yang sama dalam saluran berpikir yang sama. 
  2. Karena pembelajaran kuantum lebih banyak melibatkan siswa, maka selama proses pembelajaran perhatian siswa dapat terfokus pada hal-hal yang dianggap penting oleh guru sehingga hal-hal penting tersebut dapat diamati dengan cermat.
  3. Karena gerakan dan prosesnya ditampilkan, tidak memerlukan banyak penjelasan.
  4. Proses belajar menjadi lebih nyaman dan menyenangkan.
  5. Siswa didorong untuk aktif mengamati, menyesuaikan antara teori dan kenyataan serta dapat mencoba melakukannya sendiri. 
  6. Karena model pembelajaran quantum learning memerlukan kreativitas dari seorang guru untuk merangsang keinginan belajar bawaan siswa, maka secara tidak langsung guru sudah terbiasa berpikir kreatif setiap hari.
  7. Pembelajaran yang diberikan oleh guru mudah diterima atau dipahami oleh siswa.

Adapun kekurangan atau kelemahan model pembelajaran kuantum adalah: 

  1. Model ini memerlukan persiapan dan perencanaan yang matang selain itu juga memerlukan waktu yang cukup lama sehingga mungkin harus menyita waktu atau jam pelajaran lainnya. 
  2. Fasilitas seperti peralatan, tempat, dan biaya yang memadai tidak selalu tersedia dengan baik. 
  3. Karena dalam metode ini terdapat perayaan untuk menghormati usaha seorang siswa, baik berupa tepuk tangan, jentikan jari, nyanyian, dan lain-lain dapat mengganggu kelas lain. 
  4. Dibutuhkan banyak waktu untuk mempersiapkannya. 
  5. Model ini memerlukan keterampilan guru yang khusus karena tanpa dukungan itu proses pembelajaran tidak akan efektif.
  6. Untuk belajar dengan model pembelajaran ini mendapatkan hal yang baik maka diperlukan ketelitian dan kesabaran. Namun terkadang ketelitian dan kesabaran terabaikan sehingga apa yang diharapkan tidak tercapai sebagaimana mestinya.

         Berdasarkan pemaparan kelebihan dan kekurangan Quantum Learning, maka Quantum Learning sangat memperhatikan keaktifan dan kreativitas yang dapat dicapai siswa. Quantum Learning memerintahkan seorang guru untuk menjadi guru yang “baik”, baik dalam artian guru mempunyai ide-ide kreatif dalam memberikan proses pembelajaran, mengetahui dengan baik tingkat kemampuan siswa. Dapat disimpulkan bahwa Quantum Learning merupakan model pembelajaran yang dapat dilakukan oleh setiap individu dalam mencapai efektivitas pembelajaran yang dapat dilakukan dimana saja.

Terima kasih gaiss......
Semoga tulisan saya bermanfaat bagi teman-teman semuanyaa...

Ulasan